Tuesday, February 11, 2020

Suhbah Mawlana Syeikh Dr. Muhammad Nour Kabbani di Ponpes Attaufiqy Pekalongan

Suhbah Mawlana Syeikh Dr. Muhammad Nour Kabbani

Ma'had At-Taufiqy_Wonopringgo, 22 Jan 2020.

(Setelah muqoddimah beliau)

Bismillah...

Barokallahu lana fi UlamainAl kirom nas'alullah Subhanahu Wa Ta'ala annumiddakum bit Taufik.. Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala Allah Allah yang Pemurah dan Mulia tidak ada yang patut disucikan kecuali Allah Subhanallah wa ta'ala, semoga kita semua mendapat ampunan malam ini.

(Syekh Mustofa menjelaskan bahwa Dr. Syekh Muhammad Nour Kabbani ini putra Mawlana Syekh Hisyam Kabbani yang seorang wali. Cucu seorang wali Mawlana Syekh Nazim Adil al Haqqani beliau terlahir di beirut libanon. tumbuh dalam lingkungan dan budaya kesantrian dari orang2 di Leifke yg datang ke Beirut, akhirnya beliau mengalami kehidupan di Beirut dan Damaskus. Beliau ini tahun 1970 datang ke Amerika mendalami studi kedokteran di New York university sama seperti Syekh Hisyam.

Orang seperti Shah ini yang pertama kali di asah adalah hati dan akhlak kata Syekh Nazim qaddasallah sirrah ; " Yang pertama-tama diterima oleh Allah bukan ilmu kamu, bukan harta kamu, bukan kebaikan kamu pada semua orang, tetapi kemampuan menahan diri untuk tetap berada di posisi dan level yang terbawah ” Beliau tinggal di Amerika sebuah tempat yang penuh klaim tapi tengoklah kerendahan hatinya adalah menjadi ciri utama bahwa hidup ini hanya untuk mencerahkan kehidupan akhirat)

Selanjutnya shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mudah-mudahan kita ini dimasukkan orang-orang yang bersama beliau. Inilah hakikat Tarekat Naqsabandiyah Aliyah yang kita ikuti bersama Akhir-akhir ini beliau sedang mengembangkan sayapnya untuk kita bawa. Mawlana Syekh Hisyam sudah Sepuh akan tetapi bibitnya bisa seperti ini dan alhamdulillah kita sedang menikmati kedatangan beliau kemari ini adalah kenikmatan yang luar biasa.

"Muhammadun Rasulullah, Allah Subhanahu Wa Ta'ala yakulu lahu Iqro bismi robbikal ladzi kholaq" Madad sulthonul Aulia, Madad Ya Aulia Allah

Nabi Muhammad adalah pribadi yang luar biasa, beliau begitu rupa tidak meninggikan dirinya selalu memohon kekuatan dari Allah dukungan dari Allah.kalau Nabi Muhammad saja begitu bagaimana dengan kita? Kita berani berjalan dengan ego kita dengan ketidak pantasan kita. Nabi Muhammad guru kita, pembimbing kita mengajarkan kepada kita sebelum memulai apapun untuk mohon dukungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Untuk mengucapkan bismillahirohmanirohim Sebelum berbuat sesuatu, sebelum membuat perencanaan, perhitungan terhadap sesuatu.

Setiap kali turun wahyu, setiap kali Rasulullah di seru: ” baca dengan nama Tuhanmu ya Muhammad !” maka Rasulullah membaca dengan Bismillahirrohmanirrohim beliau tidak pernah putuskan tali hubungannya dengan Allah. beliau berdoa "Allahumma la takilni ila Nafsi thorfata Ainin" ( ya Allah jangan kau serahkan diriku pada hawa nafsu dalam sekejap mata pun) Ya Allah aku kembali kepada Mu, bukan mengandalkan kekuatan daya ku sendiri, pula kepada semua referensi kehidupan. Aku hanya kembali kepada engkau.

Allah berfirman "inal insana layatgho an ra-ahus taghna" (sesungguhnya insan itu selalu melampaui batas, dan suka mengunggul-unggulkan dirinya). Manusia selalu melebih-lebih kan dirinya, aku punya segalanya, aku punya otoritas, aku punya uang, aku tidak butuh yang lain, dia tidak ingat segala sesuatu sudah dipersiapkan oleh Allah.

Allah berfirman : "Ya Habibi, wahai kekasihku hati-hatilah, takutlah akan segala sesuatu yang seharusnya kamu jujur tapi kamu tidak jujur! Jangan menganggap ilmu itu punya kamu, jangan menyangka kekuatan atau kapasitas itu milikmu, jangan menyangka kekuasaan atau otoritas itu milikmu!

Allah lah yang mengajarkan manusia apa yang dia tidak tahu, supaya tidak ada orang yang menyombongkan dirinya atas segala yang diketahuinya, atas kepandaian retorikanya, atas kekuatannya. Ini semua adalah anugrah, fadhol dari allah. Bahkan ibadah kalian pun sebenarnya adalah rahmat dan pertolongan allah ta'ala. kesehatanmu adalah rahmat dan anugrah Allah. Itu baru satu level rahmat dari allah yang kamu terima.

Rasulullah bersabda "addabani Rabbi faahsana ta,dibi" (Allah telah mendidikku, dan telah memberi sebaik-baik pelatihan kepadaku).

Para Nabi telah mengajarkan adab, para Awliya juga mengajarkan adab, demikian juga para Masyayikh Naqsyabandiyah mengajarkan adab. Adab adalah merasa bersama dengan Allah dan kebersamaan dengan Rasulullah. Aku lihat pesantren ini alasan pertama adalah adab bukan yg lain. Ya Allah, jadikanlah kami semua pengikut terbaik tarekat mereka.

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam mengajarkan sahabat-sahabat nya dengan adab, pada waktu perang Hunain para sahabat membanggakan besarnya kekuatan mereka, jumlahnya banyak dan logistik nya kuat, mereka kagum banyaknya jumlah mereka. Seolah-olah tidak butuh yang lain. Apa yang terjadi? Ternyata di perang Hunain mereka di pecundang i kaum quraisy.

Rasulullah mendidik sahabat-sahabat nya bersama Allah sendiri, bagaimana mereka berperilaku. Mengajarkan bahwa datangnya kemenangan itu kalau Allah memberi izin !

Dan tiadalah kemenangan itu kecuali datangnya dari sisi Allah Azza wa Jalla. Sebagaimana dalam perang badar jumlah mereka (sahabat) banget sedikit. Ketika mereka merasa miskin hina dan tidak berdaya, Allah menguatkan mereka dengan bala bantuan malaikat.

Tapi sebaliknya ketika kamu merasa besar, dan takabur, maka kamu akan dibiarkan hancur oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Nabi Nuh alaihissalam berkata "Rabbi inni maghlubun fantashir" ( ya Allah sungguh nya aku dikalahkan dan tak berdaya, maka tolonglah aku) Kita seharusnya merasa seperti ini: gak berdaya, dikalahkan dan merasa bahwa satu2nya yang maha kuat yang Maha Pemenang adalah Allah.

Sehingga Allah berkata: "Wallahu ghalibun ala amrihi" (Allah lah yg akan mengalahkan perkaranya)

Salah satunya nikmat pelajaran adab di pesantren ini adalah : Bagaimana kita merendahkan diri dan selalu berharap dan mendekat kepada Allah Swt.

Salah satu wasilah dalam ber tawasul dengan guru adalah jangan takabur! Jangan merasa bangga dengan ilmu mu, dengan wiridmu, dengan tarekatmu, dengan segala yang ada pada dirimu.

Nabi Adam alaihi salam terusir dari surga karena menuruti egonya. Allah berfirman "kalau kau ingin kembali, tinggalkan ego mu dan datanglah kesini!' (Datanglah ke Waliyullah! tinggalkan ego dan semua kesenangan mu.) "Fafirruu ilallah.." (berlari kencanglah menuju Allah)

Tinggalkanlah keduniawian, karena (ahli dunia) penduduk dunia itu tujuan dan kepentiangannya selalu bertentangan satu sama lain. kehendak seseorang akan berbeda dengan yg lain. ketika ada perbedaan interest maka timbullah rasa iri dan dengki satu sama lain. Mulailah mereka saling bertentangan dan bertikai satu sama lain. Penduduk dunia selalu menyukai pertarungan satu dengan yang lain. Karena kepentingan mereka berbeda satu sama lain.

Akan tetapi para Ahli Din (pecinta agama/tauhid) , tujuan mereka sama. Mereka saling mencintai, mereka saling tolong-menolong, mereka saling menghormati. Maka jadilah mereka di dunia seperti di surga. Allah berkata : datanglah kepadaku akan saya jadikan duniamu menjadi surga. Datanglah kepada para wali maka akan Aku jadikan dunia menjadi surga. Karena yang dicari dari para ahli tauhid cuma satu yaitu bagaimana mencari ridho Allah Ta'ala.

Sayangnya, di dunia para pembawa bendera agama dan pembawa bendera ilmu saling bertikai mengapa? karena yang dicari adalah dunia dan mencampakkan Yang Maha Mulia.

Jangan tertipu jangan terkecoh oleh dunia wahai para santri, fokus lah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala "Inna ila Robbikar ruj'a" (sesungguhnya hanya kepada Tuhanmu lah segala sesuatu akan dikembalikan) " Iqra" Bacalah! (surat Al-Alaq) dan pelajari bagaimana engkau bermula dari segumpal darah lalu menjadi manusia dan di akhir ayat semua akan kembali lagi pada Nya. " iqra warabbukal akram" bacalah hanya tuhan mu lah yang paling mulia bukan dirimu sendiri. "Alladzi 'allama bil qolam" Yang telah mengajarkan manusia dengan qolam.

Syaikh Nazim qaddasalla sirrah berkata sesuatu yang pertama kali di tulis Qolam begitu Diciptakan adalah : bismillahirrohmanirrohim Di Lauhil mahfudz, dan memakan waktu 300 ribu tahun. Beliau berkata barangsiapa menulis bismillahirrahmanirrahim sekali saja Allah akan mencatat pahalanya setara dengan pahala ibadah 300.000 tahun

"Alaa bidzikrillah tatmainul qulub" Ingatlah hanya dengan dzikir Allah akan tenang hatimu. Hatimu tidak akan gak akan saya tenang dengan uang, hatimu tidak akan merasa tentram dengan istana, hatimu juga tidak akan puas dengan emas dan perak, hatimu juga tidak akan kenyang dengan kebanggaan tapi hatimu hanya akan merasa tenteram dengan mengingat menyebut Tuhan mu..

(Doa penutup)